Category: Dev Ops

  • Mengelola Aplikasi dengan Docker Swarm dan Portainer

    Mengelola Aplikasi dengan Docker Swarm dan Portainer

    Dalam pengembangan aplikasi modern, containerization dengan Docker menjadi solusi populer untuk mengemas dan menjalankan aplikasi secara efisien. Docker menyediakan lingkungan ringan, sedangkan Docker Swarm mengelola banyak container di berbagai server. Portainer menawarkan antarmuka grafis untuk mempermudah pengelolaan sistem Docker. Ketiga alat ini bekerja sama untuk membangun, mengelola, dan menskalakan aplikasi berbasis container, membuat pengelolaan container…

    Read article →

  • Perbedaan Git, GitHub, dan GitLab: Panduan Lengkap

    Perbedaan Git, GitHub, dan GitLab: Panduan Lengkap

    Git adalah sistem version control yang memungkinkan pengembang untuk melacak perubahan kode secara efisien. GitHub, GitLab, dan Bitbucket adalah layanan hosting repository; masing-masing memiliki fitur unik. GitHub populer untuk proyek open source, GitLab cocok untuk DevOps, dan Bitbucket terintegrasi dengan Atlassian. Menggunakan Git cukup mudah melalui perintah seperti git init dan git commit. Pengembang disarankan…

    Read article →

  • Mengenal Containerization: Cara Efektif Deploy Aplikasi untuk Developer

    Mengenal Containerization: Cara Efektif Deploy Aplikasi untuk Developer

    Containerization adalah teknologi yang memungkinkan aplikasi dijalankan beserta semua dependensinya dalam satu paket terisolasi yang disebut container. Hal ini mempermudah pengembangan dan deployment tanpa masalah ketergantungan. Container lebih efisien dan cepat dibandingkan Virtual Machine karena tidak memerlukan sistem operasi terpisah. Teknologi populer dalam containerization mencakup Docker, Kubernetes, dan Docker Compose. Namun, ada tantangan dalam manajemen…

    Read article →